Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan penyediaan layanan haji di Arab Saudi, termasuk untuk 10 ribu kuota tambahan. Raja Salman telah menetapkan tambahan kuota 10 ribu, sehingga kuota Indonesia meningkat dari 221.000 orang menjadi 231.000 orang.
"Kebijakan tambahan kuota 10 ribu dikhususkan untuk lansia dan pendamping," kata Menag Lukman seperti dikutip Antara, Selasa (30/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Lukman mengatakan, rapat menyepakati bahwa penempatan jamaah yang masuk dalam kuota tambahan tetap mengacu pada sistem zonasi di Mekkah dengan penempatan jamaah dikelompokkan zonasinya berdasarkan embarkasi.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar menambahkan, sampai saat ini persiapan layanan di Mekkah sudah hampir final baik akomodasi, katering, maupun transportasi.
"Untuk layanan di Madinah, masih proses akhir untuk yang penambahan kuota," katanya.
Lukman bersama tim penyedia layanan juga sempat meninjau kesiapan dan kualitas hotel yang akan ditempati jemaah haji Indonesia.
Rencananya, Rabu (30/4) rombongan dijadwalkan akan bertolak ke Madinah.
"Di Madinah, akan ada peresmian Kantor Kesehatan Haji Indonesia yang baru," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (antara/ugo)