Koordinator aksi Ansufri Idrus Sambo menyebut massa aksi adalah pendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka menuding ada kecurangan pada penyelenggaraan pilpres.
Sambo mengatakan massa aksi hari ini menyerukan dua tuntutan. Pertama, mereka meminta kecurangan yang ditemukan pihak Prabowo ditetapkan sebagai kecurangan masif, terstruktur, dan sistematis. Kedua, mereka meminta Jokowi-Ma'ruf didiskualifikasi pada Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambo menuding Jokowi mengerahkan aparatur negara untuk memenangkan pilpres. Ia pun meminta Bawaslu mengusut dugaan tersebut.
Sambo menyampaikan kedatangan mereka sebagai tindak lanjut dari pertemuan dengan Bawaslu pada pekan lalu. Ia berujar kali ini mereka datang menagih janji Bawaslu untuk menuntaskan masalah itu.
"Sekarang kami masukkan bukti yang lebih banyak lagi. Dengan bukti yang banyak ini kami akan sampaikan sebanyak yang kami minta," tutur dia.
Sebelumnya, massa aksi ini telah menemui Ketua Bawaslu Abhan dan anggota Bawaslu Rahmat Bagja. Mereka menyampaikan tuntutan serupa.
Namun Bagja menampik tudingan tersebut. Meski begitu Bawaslu tetap menerima laporan dari mereka untuk ditindaklanjuti.
"Ya, enggak ada yang mau pemilu curang," tutur Bagja di Kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (24/4).