Fadli pun menyayangkan Situng dalam sistem real count KPU yang tidak bisa memilah-milih andai da data yang tidak valid dimasukkan operator. Sehingga mengakibatkan 224 kasus kesalahan input Situng.
Ia mencontohkan ada TPS yang punya suara hingga ribuan. Padahal KPU membatasi satu TPS maksimal diisi 300 pemilih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politikus Partai Gerindra itu pun meminta KPU melakukan perbaikan secepatnya. Bahkan, kata Fadli, ia mengimbau KPU untuk menghentikan Situng untuk sementara untuk membenahinya.
Kemarin Komisioner KPU Ilham Saputra menegaskan kasus salah input data ke Situng yang dilaporkan masyarakat ke pihaknya pun langsung dibereskan.
Persoalan salah input itu, khusus Pilpres, kata Ilham terjadi pada dua paslon yakni Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin (nomor urut 01) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (nomor urut 02). (dhf/kid)