Ainur Rofik (28), korban dugaan pemukulan oknum pilot Lion Air AG (29) akhirnya mendatangi Mapolrestabes Surabaya. Rofik yang diketahui adalah pegawai Hotel La Lisa, Surabaya itu tiba pukul 19.00 WIB, Jumat (3/5).
Dengan didampingi oleh sejumlah rekan kerja dan kuasa hukumnya, Rofik nampak langsung masuk ke gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta. Pemeriksaan kemudian hanya berjalan dengan singkat, sekitar 5 menit lamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu General Manajer (GM) La Lisa Hotel, Rahmi D Pris membenarkan bahwa kedatangan Rofik ke Mapolresta adalah untuk melakukan pelaporan atas tindakan AG.
Namun dia juga enggan bicara panjang lebar terkait laporan ini. Ia mengatakan bahwa kasus itu sudah diserahkan kepada kepolisian.
"Semua sudah di kepolisian ya, kita udah serahin di kepolisian, jadi nanti tinggal tindak lanjutnya, tinggal nunggu dari kepolisian," kata Rahmi.
Dalam laporan tersebut, AG sebagai terlapor merupakan seorang pilot Lion Air yang beralamat di Kelurahan Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
Sementara itu Lion Air melalui juru bicaranya Danang Mandala Prihantoro menyatakan pihaknya siap memberikan sanksi tegas jika memang AG terbukti bersalah.
"Lion Air sangat patuh menerapkan dan mengutamakan budaya kedisiplinan di semua lini, termasuk perilaku ataupun etika karyawan. Kebijakan ini dalam rangka mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan," Dandang dalam keterangan tertulisnya.
(frd/osc)