Mursyid jemaah tarekat Naqsabandiyah Surau Baitul Makmur, Syafri Malin Mudo mengatakan perhitungan 1 Ramadan 1440 Hijriah dilakukan dengan melihat bulan sejak bulan Rajab dan Sya'ban.
"Kami menggunakan metode hisab Munjid, dasarnya sejak tahun 16 Hijriah, jadi pada malam ke-8, ke-15 dan ke-22 bulan Rajab kami sudah melihat bulan," terang Syafri seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakar Hisab dan Rukyat Muhammadiyah Sumatera Barat Firdaus AN menyampaikan berdasarkan hasil hisab 1 Ramadan 1440 Hijriah bertepatan dengan Senin (6/5).
"Jika sudah lima derajat bulan baru sudah masuk, sedangkan berdasarkan kesepakatan ahli saat posisi dua derajat dinyatakan bulan baru sudah masuk," ujarnya.