Fahri menduga terdapat sosok 'setan gundul' yang bergeliat menyebar bisikan untuk menyesatkan pemerintah Indonesia saat ini tentang ajaran totalitarianisme di Istana.
"Ada setan gundul yang sedang membisiki aliran menyesatkan totalitarianisme kepada pemerintah Indonesia saat ini," kata Fahri saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (6/5).
Lihat juga:Wiranto Bentuk Tim Pantau Pencaci Jokowi |
Diketahui, istilah 'setan gundul' belakangan menjadi tren setelah dipopulerkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut ada kelompok 'Setan Gundul' di kubu capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini yang saya sebut sejak awal sebagai kegagalan memahami narasi demokrasi," kata dia.
Menkopolhukam Wiranto. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Fahri mengusulkan agar masyarakat Indonesia untuk membuat 'Tim Rakyat' sebagai tandingan dari usulan Wiranto tersebut.
"Tim Rakyat ini untuk menilai ucapan pejabat pemerintah yang melanggar hukum dan merongrong negara dari dalam pemerintahan," kata Fahri.
Wiranto sebelumnya mengatakan pemerintah akan membuat tim hukum nasional agar tidak memberi ruang bagi tokoh yang melanggar dan melawan hukum.
"Kita [akan] membentuk tim hukum nasional yang akan mengkaji ucapan, tindakan, pemikiran dari tokoh-tokoh tertentu, siapapun dia yang nyata-nyata melanggar dan melawan hukum," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (6/5).
[Gambas:Video CNN] (rzr/gil)
Menkopolhukam Wiranto. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)