Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) membenarkan perihal rencana kedatangan Prabowo tersebut. Namun, dia mengaku tidak bisa mengetahui apa yang akan dibicarakan dalam pertemuan tersebut.
"Saya tidak bisa menebak, artinya kami akan menerima beliau, berdua atau beliau bertiga atau berapapun yang akan datang dan setelah itu kami akan tahu apa yang akan kita bicarakan," kata HNW di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Rabu (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
HNW pun, membantah rencana kedatangan Ketua Umum Gerindra itu dilakukan lantaran komunikasi politik dengan PKS tidak lancar pascapenyelenggaraan Pemilu 2019.
Menurut HNW, kedatangan Prabowo ini mungkin dalam rangka silaturahim di bulan Ramadan.
PKS adalah salah satu parpol dalam koalisi Adil dan Makmur yang mengusung Prabowo dan Sandiaga Uno sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019.
Selain PKS, dalam koalisi itu terdapat pula Gerindra, Demokrat, PAN, dan Berkarya.
Pascahari pencoblosan pemilu pada 17 April lalu, beredar kabar retaknya koalisi Adil dan Makmur. Hal itu ditandai dari sikap terang-terangan Demokrat yang mengkritisi langkah Prabowo. Selain itu, ada pula kabar soal PAN yang juga disebutkan mulai memasang dua kaki.