Hal tersebut ia ungkapkan saat menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 untuk penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) 2020 sekaligus Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2045 di Hotel Shangri-la, Jakarta Pusat, Kamis (9/5).
"Atas nama bangsa, saya ingin sampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para petugas KPPS setelah menjalankan tugasnya. Semoga arwahnya diberikan tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT," ucap Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah Pemilu sudah berjalan dengan lancar, terima kasih kepada kepala daerah atas perannya," ungkapnya.
Kejadian para petugas KPPS yang meninggal dunia selama bertugas pada penyelenggaraan Pemilu 2019 menyedot perhatian publik. Sejauh ini KPU mencatat jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia tembus 456 orang dan 4.310 orang sakit.
Tercatat hingga Selasa (7/5) petugas panwas yang meninggal mencapai 92 orang, 398 rawat inap, dan 1.592 rawat jalan. Sementara dari pihak polisi tercatat ada 22 anggota yang tewas karena keletihan dalam mengawal proses panjang pemilu.
KPU menargetkan verifikasi petugas KPPS yang meninggal dan sakit saat bertugas selama Pemilu 2019 selesai sebelum 22 Mei 2019.