Hal itu dipicu dari protes keras saksi Partai Demokrat terhadap KPU Kabupaten Pamekasan yang dinilai telah merugikan dan menghilangkan suara Partai Demokrat sebanyak 4.876 suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Demokrat pun meminta agar KPU menindaklanjuti temuan itu dengan menyandingkan data DA1 dan DB1. Tujuannya, mencari letak selisih suara tersebut.
Logo Partai Demokrat. (Adhi Wicaksono) |
"Mungkin karena capek, karena sudah lelah mungkin. Sehingga, ada kesalahan pemasukan angka kemudian menjadi kesalahan penjumlahan. Itu saja yang kami resahkan kepada KPU untuk menyandingkan datanya sendiri," ujarnya
Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, rekapitulasi pun berjalan alot. Bahkan hal itu sempat diwarnai dengan aksi gebrak meja oleh salah satu saksi Partai Golkar, yang menilai bahwa KPU dan Bawaslu Jatim tak tegas mengambil keputusan protes keberatan tersebut.
Anam mengakui aksi gebrak meja oleh saksi Golkar itu dipicu oleh protes yang dilayangkan saksi Partai Demokrat terkait perolehan suara di Kabupaten Pamekasan.
"Enggak, itu biasa, saya kira biasa, enggak ada masalah," kata Anam.
Ilustrasi petugas KPPS. Per Sabtu (4/5) pukul 16.00 WIB, jumlah petugas KPPS yang meninggal akibat proses pemilu mencapai 440 orang. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi) |
"Untuk solusi atas keberatan yang diajukan Partai Demokrat, sesuai rekomendasi Bawaslu adalah mencocokkan antara data DA1 dengan DB1. Hasilnya baru akan dibacakan besok," katanya.
Anam pun menskors jalannya rapat pleno tepat pukul 02.00 WIB. Pelaksanaan rekapitulasi akan dilanjutkan Jumat (10/5), molor sehari dari jadwal awal pada Kamis (9/5). Hingga kini, KPU Jatim masih merampungkan rekapitulasi 34 kabupaten/kota, dan menyisakan 4 kabupaten di Madura yakni, Bangkalan, Sampang, Pamekasan serta Sumenep.
[Gambas:Video CNN] (frd/arh)
Logo Partai Demokrat. (
Ilustrasi petugas KPPS. Per Sabtu (4/5) pukul 16.00 WIB, jumlah petugas KPPS yang meninggal akibat proses pemilu mencapai 440 orang. (