Sebelumnya, Arief menyarankan Demokrat agar keluar dari koalisi daripada menunjukkan sikap yang ragu-ragu.
"Kalau ada yang dorong - dorong suruh keluar, enggak ada urusannya. Kami tetap ada di sini dan tetap menjalankan tugas - tugas kami sebagai mesin partai," ucap Hinca di kediaman Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, bilangan Kemang, Jakarta, Jumat malam (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merujuk dari pertemuan itu, Hinca mengatakan bahwa partai politik koalisi pengusung Prabowo - Sandi masih solid. Semuanya masih berkontribusi mengawal penghitungan suara yang masih berjalan hingga 22 Mei mendatang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kami buat langkah - langkah sampai terus ke depan. Sangat solid. Tidak ada masalah," ucap Hinca.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menyarankan Demokrat agar tidak sungkan jika ingjn keluar dari koalisi. Menurutnya, gelagat petinggi Demokrat bagai serangga undur - undur.
"Demokrat sebaiknya keluar saja dari koalisi Adil Makmur, jangan elite nya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya, mau mundur dari koalisi saja pakai mencla-mencle segala. Monggo keluar saja," kata Arief melalui pesan singkat, Jumat (10/5).
[Gambas:Video CNN] (bmw/dal)