Bambang menyebut hal itu seiring dengan penyelesaian kajian soal ibu kota baru itu pada tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa dilakukan paling tidak persiapan untuk pembangunannya, maupun pembangunan infrastruktur dasar itu sendiri," ujarnya.
Presiden Jokowi saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) |
"Rencana tata ruang ini harus direvisi tentunya kalau ada wilayah yang akan dijadikan ibu kota baru," tuturnya.
Bambang melanjutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah meninjau dua lokasi yang menjadi kandidat ibu kota baru pada pekan lalu. Dua lokasi yang dikunjungi adalah kawasan Bukit Soeharto, Kalimantan Timur dan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
"Tentunya belum ada keputusan yang diambil, tetapi memang sudah menjadi perhatian bapak presiden bahwa, beliau harus meninjau langsung lokasi yang dipersiapkan masing-masing daerah," katanya.
Tak Ganggu Hutan
Bambang menjelaskan Bukit Soeharto, lokasi pertama yang ditinjau oleh Presiden Jokowi merupakan kawasan hutan lindung. Kawasan itu tak akan diganggu untuk keperluan ibu kota baru. Ia menyebut Presiden Jokowi berkomitmen menjaga lingkungan hidup.
Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Sementara itu, kata Bambang untuk wilayah Gunung Mas lokasinya berjarak sekitar 3 sampai 4 jam berkendara dari Kota Palangka Raya. Menurut Bambang, wilayah itu juga memiliki luas lahan yang cukup luas dengan kontur tanah pegunungan, bukan lahan gambut.
"Sehingga dengan sisa waktu di tahun ini kajian kami akan dilengkapi dengan kajian yang langsung mengecek secara fisik kesiapan masing-masing lokasi," tuturnya.
"Jadi kunjungan ke dua daerah tadi itu mencerminkan presiden akan memimpin langsung proses pemindahan ini. Tentu dibantu oleh pembantunya," ujar Eko.
Eko menyebut Presiden Jokowi juga sudah membuka komunikasi dengan pimpinan DPR dan lembaga tinggi negara lainnya terkait pemindahan ibu kota ini saat acara buka puasa bersama pekan lalu di Istana Negara.
"Artinya ini sudah dimulai dengan komunikasi politik yang terbuka," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/arh)
Presiden Jokowi saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5). (
Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo. (