"Jangan sampai mengakui hasil pilegnya, tapi hasil pilpresnya tidak mengakui. Padahal orangnya sama, yang jadi KPPS-nya sama, pengawasnya sama, saksinya sama, petugasnya sama. Kenapa kok dibedakan itu," cetusnya, kepada para wartawan di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena KPU sebagai penyelenggara negara, sesuai undang-undang dasar adalah sifatnya mandiri, nasional, dan independen, diperkuat dengan putusan MK. Ya mari kita ikuti. Ini [pemilu] serentak lho," ujar Tjahjo, yang juga kader PDIP ini.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak hasil pemilu curang. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Terlebih, kata Mendagri, semua partai politik di DPR, baik dari kubu 01 dan kubu 02, terlibat dalam pembuatan undang-undang, Pertauran KPU (PKPU). Oleh karenanya, sudah menjadi kewajiban semua paslon mengikuti peraturan.
"Semuanya disepakati semua. Jadi tidak ada satu pun yang melanggar undang-undang. Dan PKPU-nya sudah disepakati bersama," imbuhnya.
"Kami masih menaruh secercah harapan, tapi yang jelas sikap saya adalah saya akan menolak hasil penghitungan yang curang," kata Prabowo di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5).
Sementara, koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku pihaknya tak akan mengajukan gugatan ke MK terkait hasil Pilpres 2019 karena telah terjadi makar hukum dan tak percaya pada proses hukum saat ini.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut pihaknya tak akan menggunakan jalur MK terkait hasil pemilu. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja) |
Berdasarkan hasil real count KPU dengan data masuk 84 persen, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul pada Pilpres 2019 dengan raihan suara 56,19 persen berbanding 43,81 persen milik Prabowo-Sandiaga.
Sementara, pada Pileg 2019, berdasarkan real count KPU, PDIP memimpin dengan 20,18 persen, disusul oleh Partai Golkar (13,08 persen), dan Partai Gerindra, yang merupakan partainya Prabowo (11,62 persen).
[Gambas:Video CNN] (ani/arh)
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak hasil pemilu curang. (
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut pihaknya tak akan menggunakan jalur MK terkait hasil pemilu. (