Namun, BMKG memberikan notifikasi gempa ini tidak berpotensi tsunami.
"Pada Minggu, 19 Mei pukul 13.16.08 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali, Nusa Tenggara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki kekuatan M 5,0 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 4,9 SR," kata Kepala BMKG Kampung Baru Kupang, Robert Owen Wahyu di Kupang, Minggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kaledonia Baru Diguncang Gempa 6,8 R |
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. ingga pukul 13.34 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (age)