Hasil penghitungan resmi yang dilakukan secara manual ini tak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei yang telah terverifikasi oleh KPU.
Beberapa lembaga survei tersebut antara lain Charta Politika, CSIS-Cyrus, Indikator Politik, Indo Barometer, Kedai Kopi, Litbang Kompas, LSI Denny JA, Median, Poltracking, SMRC, Vox Populi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hitung cepat dari LSI Denny JA jadi hasil yang paling mendekati hitung manual KPU. Berdasarkan hitung cepat LSI Denny JA saat itu Jokowi-Ma'ruf meraih 55,71 persen dan Prabowo-Sandi 44,29 persen.
"Terbukti semua quick count yang dilakukan lembaga kredibel benar," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa kepada Antara, Selasa (21/5).
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Ardian menambahkan quick count yang dilakukan lembaga survei sepenuhnya kredibel. Jika ada rekayasa, kata dia, maka angka quick count yang dihasilkan akan sama antara lembaga satu dengan yang lain.
"Jika ada rekayasa, semua lembaga survei akan berada di angka 55 persen. Ini angkanya berbeda-beda bahkan lebih banyak yang di angka 54 persen. Hal ini karena semua lembaga survei berusaha untuk menjadi yang terbaik, tercepat dan terakurat," jelasnya.
BPN menuding rilis quick count sebagai upaya penggiringan opini terhadap hasil pemilu yang belum diumumkan secara resmi oleh KPU.
Prabowo bahkan mengambil langkah lebih jauh dengan mendeklarasikan secara sepihak kemenangan dirinya dan Sandiaga.
Kemenangan itu diklaim Prabowo berdasarkan hasil hitung cepat, real count dan exit polls yang dilakukan pihaknya. Tak tanggung-tanggung, Prabowo tiga kali mengklaim kemenangan di hadapan media massa.
Klaim pertama keluar tak lama setelah pencoblosan. Saat itu Prabowo sendiri yang menyatakan kemenangan, tanpa didampingi Sandiaga.
Selang beberapa jam kemudian, masih di hari yang sama yakni 17 April, Prabowo kembali menyatakan diri sebagai pemenang pilpres.
Sehari setelahnya pada 18 April, Prabowo kembali mendeklarasikan kemenangan. Kali ini, dia ditemani Sandiaga Uno dan sejumlah petinggi BPN. Momen deklarasi kemenangan ketiga kalinya itu diwarnai perbincangan soal raut muka lesu Sandiaga Uno di media sosial.
"Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count," kata Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan.
Rekapitulasi KPU
Pasangan 01: 85.607.362 suara atau 55,5 persen,
Pasangan 02: 68.650.239 suara atau 44,5 persen.
Quick count Charta Politika
Pasangan 01: 54,3 persen
Pasangan 02: 45,7 persen
Quick count Indikator Politik
Pasangan 01: 53,91 persen
Pasangan 02: 46,09 persen
Quick count Indo Barometer
Pasangan 01: 54,32 persen
Pasangan 02: 45,68 persen
Quick count LSI Denny JA
Pasangan 01: 55,81 persen
Pasangan 02: 44,19 persen
Quick count Populi Center
Pasangan 01: 54,03 persen
Pasangan 02: 45,97 persen
[Gambas:Video CNN]
(wis/gil)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian