Namun tembakan gas air mata ini sempat dibalas massa dengan lemparan batu dan benda-benda lain.
Sebelum menembakan gas air mata, polisi lebih dulu bernegosiasi dengan perwakilan massa. Polisi meminta warga membubarkan diri dan kembali ke kediaman masing-masing.
Namun massa berkukuh enggan bubar dan menuntut rekan mereka yang ditahan polisi dilepaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang tidak berkepentingan juga diminta menghindar dan mengosongkan Jalan Wahid Hasyim.
Setelah tiga kali peringatan, gas air mata ditembakan. Ditengah pekat asap, warga melempari polisi dengan batu dan benda-benda lain.
Tak lama kemudian, massa bisa dipukul mundur dan bubar. Saat ini petugas masih berjaga-jaga disekitar lokasi dan terus meringsek maju. (sur/bin/sur)