Komandan pasukan polisi lantas berteriak meminta agar tidak ada pasukannya mundur.
"Tunjukkan diri kalian. Jangan mundur. Hei! Siapa itu yang mundur!" teriaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara personel yang berada di garis depan masih berdiri tegak. Bermodalkan helm dan tameng hitam. Tidak mundur sedikit pun meski mercon berulang kali meledak di dekat telinga mereka.
Situasi kawasan Tanah Abang di Jakarta pusat mencekam menyusul kekisruhan yang dilakukan massa sejak Rabu dini hari.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan memerintahkan aparat untuk mundur teratur saat ini. (bmw/asa)