Polisi juga menyita sebuah batang besi yang ditemukan di mobil tersebut.
Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto menyebut, berdasarkan pemeriksaan intensif, rombongan yang diketahui berasal dari Solo itu bergerak untuk melakukan demo atas ajakan di grup WhatsApp.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Korban Tewas Tanah Abang Tertembak di Dada |
Suhermanto mengatakan bahwa saat polisi melakukan penyekatan dan pemeriksaan, rombongan itu menjawab pertanyaan polisi dengan berputar-putar.
Kerusuhan sempat terjadi dalam aksi di sekitar gedung Bawaslu dan Tanah Abang, Rabu (22/5) dini hari. (BAY ISMOYO / AFP) |
"Dan pada saat dilakukan penggeledahan, di tasnya ditemukan batang besi," kata Suhermanto.
Suhermanto menyebut pihaknya langsung mendalami motif mereka membawa batang besi. Menurut pengakuan mereka, batang besi tersebut akan digunakan untuk membela diri.
Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap ponsel salah satu pihak dari rombongan tersebut, ditemukan grup WhatsApp yang berisi ajakan untuk berangkat ke Jakarta.
"Dari grup WA memang ada ajakan untuk melakukan unjuk rasa di Jakarta.
Suhermanto menyebut alasan berangkat ke Lampung yang sempat diutarakan rombongan itu hanya pengalihan untuk mengelabui petugas, namun keterangannya mencurigakan.
Saat ini rombongan tersebut masih diperiksa di Mapolres Cirebon untuk mendalami motif mereka secara gamblang.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, belasan mobil yang berada di sekitar Asrama Brimob, Petamburan, Jakarta pusat, Rabu (22/5) pagi, hangus terbakar akibat kerusuhan yang terjadi di kawasan itu.
Dikutip dari Antara, mobil yang terbakar itu berada di dalam ataupun di luar kompleks Asrama Brimob.
Polisi dibantu warga sekitar menangkap beberapa orang yang diduga melakukan pembakaran. Perusuh yang tertangkap dibawa masuk ke dalam Asrama Brimob untuk menjalani pemeriksaan. (antara/end)
Kerusuhan sempat terjadi dalam aksi di sekitar gedung Bawaslu dan Tanah Abang, Rabu (22/5) dini hari. (BAY ISMOYO / AFP)