Otto Hasibuan Bantah Jadi Kuasa Hukum Prabowo Gugat ke MK

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 14:52 WIB
Otto Hasibuan Bantah Jadi Kuasa Hukum Prabowo Gugat ke MK Pengacara Otto Hasibuan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengacara Otto Hasibuan menyangkal soal kabar dirinya telah menjadi pengacara pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menggugat hasil rekapitulasi suara pilpres KPU ke Mahkamah Konstitusi.

Otto bahkan mengaku sama sekali tak tahu apapun terkait penunjukan dirinya menjadi kuasa hukum Prabowo untuk menggugat ke MK. Apalagi, kata Otto, selama empat hari ini tak berada di Jakarta.

"Saya kebetulan empat hari ini di luar kota. Sampai sekarang masih di luar kota. Saya nggak tahu berita tentang itu. Belum pernah ada komunikasi sama saya soal ini dan tiba-tiba ada berita soal itu," kata Otto saat dihubungi melalui telepon, Rabu (22/5).


Diakui Otto hingga saat ini tim Badan Pemenangan Nasional, baik Priyo Budi Santoso, hingga Sufmi Dasco Ahmad pun tak ada yang mengabarkan atau berkomunikasi dengannya terkait penunjukan kuasa hukum ini. Maka dipastikan soal kuasa hukum ini tidak ada dan tidak benar.


"Belum ada komunikasi dari BPN, Pak Priyo, Bang Dasco. Sehingga belum tahu persis soal itu. Jadi artinya belum lah, tidak ada. Ini saya masih di luar kota ini," katanya.

"Jangankan surat kuasa. Berkomunikasi saja belum," ucapnya saat ditanya apakah dirinya sudah menandatangani surat kuasa.

Dia juga membantah kemungkinan tim di kantor hukumnya yang melakukan komunikasi dengan BPN. Sebab, kata dia, sampai saat ini tak ada kabar apapun dari tim di kantornya soal penunjukan ini.

"Enggak ada. Saya di luar kota, ini juga masih di luar kota. Belum ada komunikasi dengan Bang Dasco, dengan Bang Priyo," katanya.


"Jadi kalau dikatakan saya pimpin belum ada, enggak ada. Bisa dikatakan enggak tepat. Jadi tolong dijelaskan kepada publik. Karena banyak sekali yang tanya kepada saya," ujarnya.

Hal berbeda justru dikatakan oleh Direktur Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad. Pada Selasa (21/5) kemarin Dasco mengatakan sejauh ini telah ada empat orang yang akan menjadi tim kuasa hukum yaitu Otto Hasibuan, Denny Indrayana, Irman Putra Sidin, dan Rikrik Rizkiyana.

"Benar. Itu timnya," ucap Dasco saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Selasa (21/5).

[Gambas:Video CNN] (tst/ain)