Kantor pos lalu lintas dibakar oleh orang tak dikenal. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar AKBP Donny Charles Go mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pembakaran pos polisi lalu lintas tersebut.
"Benar ada pos lalu lintas polisi yang terbakar," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dia belum dapat memastikan dan menjelaskan lebih rinci soal insiden tersebut.
Saat ini pihaknya telah mengamankan peserta aksi unjuk rasa. Namun belum dapat dipastikan peran dan jumlah peserta aksi tersebut.
"Ada pengunjuk rasa yang diamankan, namun perannya masih diselidiki," tuturnya.
Seperti diketahui, pusat aksi protes hasil pemilu berlangsung pada Selasa (21/5) malam di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat. Protes berujung kericuhan antara massa dan polisi. Awalnya aksi berakhir dengan damai tetapi tak lama kemudian kericuhan terjadi usai massa tak dikenal mendatangi gedung Bawaslu.
Polda Metro Jaya menetapkan 257 tersangka kasus kerusuhan 22 Mei 2019 yang berawal dari depan Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5) malam. (gst/ain)