Polisi pun mencoba membubarkan massa dengan gas air mata. Selain itu water cannon dan baracuda pun disiapkan untuk membubarkan massa.
Kerusuhan itu terjadi justru setelah para pengunjuk rasa dan aparat yang menjaga keamanan melakukan buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah di lokasi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari arah mobil Komando, orator berulang kali meminta agar massa menghentikan provokasi dan tak melempar-lempar polisi. Namun perintah itu diabaikan.
Sejumlah massa tetap melakukan pelemparan dari mulai botol, gelas air plastik, hingga petasan ke arah polisi.
Polisi pun segera mengambil tindakan untuk menghentikan aksi massa dan mencoba mengamankan provokator. Namun hingga berita ini ditulis belum diketahui apakah ada yang telah diamankan polisi. (mts/kid)