Pantau Kerusuhan Massa 22 Mei, Fadli dan Neno ke Bawaslu

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 19:15 WIB
Pantau Kerusuhan Massa 22 Mei, Fadli dan Neno ke Bawaslu Tak semobil, Fadli Zon dan Neno Warisman beranjak dari kediaman Prabowo di Kertanegara IV menuju gedung Bawaslu RI yang di depannya terjadi kericuhan lagi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon bergerak ke depan Gedung Bawaslu RI yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam.

"Iya, ini mau memantau," kata Fadli di kediaman Prabowo yang berlokasi di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, malam ini. 

Fadli mengaku ingin melihat situasi saat keadaan memang memanas. Dia mengatakan harus menyaksikan dengan mata kepala sendiri di lokasi langsung agar tahu informasi mana yang bisa dia percayai terkait aksi ricuh massa di depan Bawaslu ini. 

"Justru karena sedang ricuh saat mau ke sana, melihat langsung," kata pria yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua DPR tersebut.



Saat ini diketahui tengah terjadi kericuhan di depan Gedung Bawaslu RI. Kerusuhan itu terjadi justru setelah polisi dan massa aksi berbuka puasa dan salah magrib berjemaah di lokasi tersebut.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kericuhan itu terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. Semula dari atas mobil Komando, orator mengajak massa bubar dan kembali dengan tertib. Namun, dari arah massa ada sejumlah orang yang melakukan aksi pelemparan dari mulai gelas plastik, botol air mineral, dan petasan ke arah polisi.

Polisi pun bertindak cekatan untuk membubarkan massa dan mengamankan pelaku diduga provokator. Diketahui ada seorang pria diamankan dari arah massa dan dibawa ke dalam Gedung Bawaslu yang telah disterilisasi oleh polisi sejak kemarin.

Selain Fadli, saat ini Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Neno Warisman pun diketahui beranjak pula ke Bawaslu. Namun, Neno tak satu mobil dengan Fadli.

Sementara Prabowo dan Sandi masih berada di rumah sang capres yang berada di Jalan Kertanegara IV. Belum diketahui apakah keduanya akan ikut berangkat ke Bawaslu atau tidak.


[Gambas:Video CNN] (tst/kid)