Dikutip dari Antara, sekitar pukul 06.30 WIB anggota Brimob sudah menangkap empat orang tengah bersembunyi di sekitar Kebon Kacang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sekitar pukul 06.15 WIB, Brimob yang awalnya hanya membentuk barikade dan memberi tembakan gas air mata, mulai bertindak lebih jauh. Di Jalan Wahid Hasyim arah Tanah Abang, mereka merangsek maju dan memecah kerumunan perusuh.
Lihat juga:Curhatan Kocak Warganet dalam #IsiGasAirMata |
Di Jalan Wahid Hasyim arah Tanah Abang, aksi saling tembak antara polisi dan perusuh terjadi hingga pukul 05.30 WIB.
Jalanan akhirnya lengang. Batu-batu, sampah, selongsong peluru gas air mata, hingga motor yang ringsek berserakan di jalanan.
Meski area sekitar Bawaslu telah sepi, sejumlah aparat dari Brimob masih berjaga dengan motor. Jalan pun masih dilarang untuk digunakan oleh masyarakat.
Lihat juga:Kesaksian yang Tersisa dari Kerusuhan 22 Mei |
Beberapa petugas kebersihan pun telah tiba di lokasi untuk membersihkan sampah sisa aksi yang masih berserakan.
Kerusuhan 22 Mei terjadi usai demonstrasi protes kecurangan Pemilu 2019 di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat. Kerusuhan dimulai sekitar pukul 20.15 WIB, diawali dengan aksi lemparan ke arah barikade polisi.
[Gambas:Video CNN] (arh)