Kendaraan ambulans berwarna hitam yang membawa almarhum terlihat memasuki kompleks ponpes sambil dijaga ketat oleh aparat keamanan. Saat dikeluarkan dari mobil jenazah, warga dan para santri menyambut dengan zikir. Terdengar isak dari massa yang berkerumun.
Jemaah di dalam masjid pun riuh ketika melihat keranda jenazah berwarna hijau yang dibawa masuk ke dalam masjid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ustaz Arifin Ilham. (Screenshot via instagram (@kh_m_arifin_ilham) |
Di pondok pesantren yang diasuhnya itu Ustaz Arifin Ilham akan disalatkan lagi dan segera dimakamkan. Ketua Yayasan Az-Zikra, Khotib Kholil mengatakan memang almarhum berwasiat untuk disalatkan dua kali di kedua ponpes itu.
Kholil menjelaskan bahwa Ustaz Arifin sempat melewati masa kritisnya setelah masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) dini hari waktu setempat pada Selasa (21/5).
Namun, kondisi Arifin Ilham kembali kritis sejak Rabu sore. Kemudian mengembuskan nafas terakhirnya pada Rabu malam. Almarhum selama dirawat di Penang ditemani keempat istrinya dan ibunya yang menginap di Apartemen Mansion One, George Town.
Ustaz Arifin Ilham. (Screenshot via instagram (@kh_m_arifin_ilham)