Kepala Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan pihaknya merasa dirugikan dengan sejumlah hasil penghitungan karena suara Demokrat menjadi berkurang.
"Demokrat mengajukan gugatan dari 23 provinsi terkait sengketa suara di DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Kami melaporkan sengketa perolehan suara terkait kesalahan penghitungan, partai lain yang menggelembungkan suara, atau mungkin kesalahan dari KPU," ujar Ferdinand di gedung MK, Jakarta, Jumat (24/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferdinand menyebutkan dalam pengajuan gugatan itu telah membawa sejumlah bukti untuk memperkuat gugatan yang diajukan. Bukti yang dibawa di antaranya berupa formulir C1, DA1, DB1, hingga pengumuman hasil rekapitulasi suara nasional Pemilu 2019 oleh KPU.
Sengketa pemilu diketahui telah dibuka sejak Selasa (21/5) setelah KPU mengumumkan hasil suara Pemilu 2019 pada dini harinya. Pengajuan pendaftaran gugatan untuk pileg ditutup Jumat (24/5) pukul 01.46 WIB dini hari tadi.
Sementara untuk gugatan hasil pilpres, ditutup pada Jumat pukul 24.00 WIB.
[Gambas:Video CNN] (kid/psp/kid)