"Yang paling banyak itu adalah kerugian kerusakan taman dan pagar Rp465 juta. Itu angka perbaikan, nilai perbaikannya Rp465 juta," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/5) malam.
Anies menjelaskan nilai Rp465 juta itu merupakan hasil kajian pihaknya terhadap kerusakan sejumlah fasilitas umum yang rusak akibat kerusuhan 22 Mei. Menurut Anies, kerusakan itu tidak parah dan tidak akan ada perbaikan secara total.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Anies sendiri belum mengetahui taman mana saja yang rusak usai diamuk massa saat kerusuhan. Yang jelas, salah satunya di kawasan MH Thamrin.
"Tapi di Thamrin juga ada. Ini saya belum lihat detilnya. Ini baru angka yang diberikan," jelasnya.
Lebih jauh Anies mengaku tak begitu mempermasalahkan tanaman yang rusak. Dia hanya menyayangkan aksi yang seharusnya damai tapi berujung rusuh.
Sekadar diketahui aksi protes hasil perhitungan suara Pilpres 2019 ini berlangsung rusuh pada 21 hingga 23 Mei. Kerusuhan terjadi di sekitar Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, dan kawasan Slipi.
Total 441 perusuh yang ditangkap polisi hingga Jumat (24/5) ini. Polisi menyebut para tersangka kerusuhan ini sebagian berasal dari luar Jakarta, seperti Jawa Barat dan Banten.
Selain itu ada juga massa yang merupakan preman bayaran dari Tanah Abang. Mereka mendapat bayaran mulai dari Rp100-300 ribu per hari.
[Gambas:Video CNN] (ani/osc)