"Kalau Pak Jokowi kan sudah beri tahu kepada siapa saja beliau siap bertemu, enggak ada masalah. Ya bolanya ada di sana," kata Luhut usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/5).
Luhut memastikan rencana pertemuan dua kandidat Pilpres 2019 itu tak mandek. Menurutnya, komunikasi terus terjalin untuk memastikan waktu pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut sempat diminta Jokowi untuk membuka komunikasi dengan Prabowo usai pencoblosan 17 April lalu. Luhut ketika itu hampir bertemu dengan Prabowo, namun batal lantaran Ketua Umum Gerindra itu sakit.
Seiring berjalannya waktu, pertemuan Jokowi dan Prabowo belum juga terjadi sampai hari ini. Terbaru, JK telah bertemu dengan Prabowo pada Kamis (23/5) lalu. Pertemuan tersebut berdasarkan inisiatif Jokowi dan JK.
Menurut Jokowi, keinginan dirinya bertemu Prabowo adalah untuk mendinginkan suasana usai Pilpres 2019. Jokowi menyebut pertemuan dengan Prabowo juga akan dilihat baik oleh masyarakat luas.
"Dilihat baik oleh masyarakat, akan dilihat baik oleh rakyat. Mendinginkan suasana, bahwa elite-elite politik rukun-rukun saja. Enggak ada masalah," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5).
Menurut Jokowi, poin tersebut yang paling penting bila dirinya bisa berjumpa dengan Prabowo. Mantan wali kota Solo itu mengatakan bila hubungan elite politik rukun dan baik, maka kondisi di masyarakat akan sejuk.
"Saya kira paling penting itu. Kalau elitenya rukun, baik-baik saja, di bawah akan dingin, akan sejuk," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/osc)