Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menduga aktor intelektual di balik rencana tersebut memiliki modal yang besar.
"Pihak kepolisian perlu berkonsentrasi siapa yang berada di belakang itu. Yang tentu saja memiliki modal yang cukup besar," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia hanya menyampaikan pihak yang disebut mendanai tindak pidana tersebut harus mendapat tindakan tegas karena telah membenturkan rakyat dengan aparat.
Di sisi lain, Hasto berkata ancaman dan tindak kekerasan bukan bagian dari politik. Menurutnya, politik merupakan alat untuk membangun peradaban dan mencintai kehidupan.
"Oleh karena itu, aparat keamanan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat bersama-sama untuk menghadapi mereka-mereka yang mempromosikan tindakan kekerasan itu, ideologi kegelapan, apalagi terorisme tidak bisa hidup di negara yang cinta damai ini," ujarnya.
Lebih dari itu, ia mengingatkan semua pihak bahwa pemilu sudah selesai. Adapun soal penolakan hasilnya, Hasto meminta untuk diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi.
"MK itu punya marwah. Jangan kerdilkan MK dengan berbagai hinaan. Kita percayakan MK itu," katanya. (panji/rea)