Mulanya, kata SBY, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan kepada AHY bahwa Jokowi ingin bertemu. SBY tidak merinci kapan Pratikno menyampaikan hal itu. Kemudian, AHY menyanggupi.
"Saya sendiri diberitahu oleh AHY dua hari sebelum pertemuan itu dilaksanakan. Tentu saya membenarkan niat AHY untuk memenuhi permintaan bertemu Presiden Jokowi tersebut," ucap SBY dalam video yang diputar dalam acara buka puasa bersama pengurus Demokrat di bilangan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY lalu menekankan bahwa kedatangan AHY ke Istana Bogor itu bukan atas nama Partai Demokrat apalagi sebagai perwakilan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Dia membawa diri dan namanya sendiri.
"Dalam pertemuan itu juga disampaikan, harapan presiden Jokowi untuk memelihara komunikasi dengan saya," tutur SBY.
SBY kemudian menceritakan bahwa dirinya, AHY, dan Demokrat lantas dicerca berbagai pihak terkait pertemuan itu. SBY menganggap cerca dan cacian tersebut sebagai ujian dari Tuhan, khususnya untuk AHY.
Diketahui, Jokowi dan AHY mengadakan pertemuan di Istana Bogor, Rabu (22/5). Pertemuan tersebut merupakan yang kedua kalinya usai pemungutan suara dilakukan pada 17 April lalu.
[Gambas:Video CNN] (bmw/osc)