Beka Ulung Hapsara, anggota Komnas HAM, menceritakan bahwa tim mereka sudah berkeliling menemui keluarga dari korban meninggal dan korban luka-luka di RS Tarakan, RS Budi Kemuliaan, RS Polri, dan RS Cipto Mangunkusumo. Hasilnya, korban meninggal korban akibat peluru tajam berkisar 3-4 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menunggu uji balistik dari kepolisian siapa pemilik peluru tajam ini," ucapnya.
Informasi tersebut akan mereka cocokkan dengan keterangan kepolisian yang secara waktu kejadian membagi dua segmen menjadi demo damai yang berakhir setelah salat tarawih dan kerusuhan yang pecah di atas jam 9 malam pada hari pertama rusuh.
"Itu yang akan kami cocokkan kronologisnya," ucap Beka.
Sejauh ini terdata 8 korban meninggal yang dihimpun Pemprov DKI Jakarta. Dari semua korban itu, tak semua berasal dari Jakarta.
[Gambas:Video CNN] (bin/arh)