KPK Tindaklanjuti Dugaan Uang Rp70 Juta untuk Menag Lukman

CNN Indonesia | Rabu, 29/05/2019 18:32 WIB
KPK Tindaklanjuti Dugaan Uang Rp70 Juta untuk Menag Lukman Menag Lukman Hakim Saifuddin disebut terima uang Rp70 juta oleh Jaksa KPK. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) KPK Febri Diansyah menyatakan bakal menindaklanjuti dugaan uang Rp70 juta yang diterima Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Hal ini terungkap dalam surat dakwaan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Haris Hasanudin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (29/5).

"Tentu akan dibuktikan satu per satu dengan fokus membuktikan perbuatan terdakwa. Kalau nanti ada pihak lain yang menerima akan kami pelajari dan tidak tertutup dikembangkan lebih lanjut," ujar Febri di gedung KPK, Jakarta.

Febri menuturkan, keterangan yang disampaikan dalam surat dakwaan diperoleh dari fakta-fakta dalam proses penyidikan selama ini. Fakta tersebut masih bisa berkembang sesuai proses persidangan.


Selain dugaan penerimaan uang Rp70 juta, kata dia, penyidik juga masih mendalami temuan uang di laci kerja Lukman beberapa waktu lalu.

"Uang di laci itu sumber yang beda dengan Rp70 juta. Kami masih mendalami meski penjelasan Menag saat itu sumber uang dari honorarium (kegiatan lain)," katanya.


Dalam dakwaan disebutkan Lukman menerima uang Rp70 juta dari Haris. Uang itu diberikan secara bertahap yakni Rp50 juta dan Rp20 juta.

Lukman disebut berperan dalam pengangkatan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim. Kader PPP itu juga disebut siap pasang badan terhadap pengangkatan Haris mengingat proses seleksinya bermasalah.

Haris sendiri didakwa menyuap anggota DPR yang juga Ketua Umum PPP Romahurmuziy berupa uang sebesar Rp325 juta. Disebutkan pula bahwa suap itu turut diberikan pada Lukman

[Gambas:Video CNN] (psp/DAL)