"Di pos ini sudah dipasang kawat, di bawahnya juga ada besi yang seperti meja, tapi meja ini bisa ditutup dan antipeluru," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna usai menerima peninjauan jalur mudik oleh empat menteri di Limbangan, Garut, Rabu (29/5) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi Bu Menteri (Puan Maharani) juga apresiasi 'security check' yang kami lakukan," katanya.
Selain itu, lanjut dia, untuk mengamankan jajaran kepolisian yang melakukan penjagaan dan pengamanan di pos tersebut.
"Pengamanan pos sendiri kami berusaha untuk maksimal, karena di samping mengamankan orang lain kita sendiri juga harus aman," katanya.
"Kita berusaha memberikan rasa aman dan nyaman buat masyarakat dalam operasi pengamanan lebaran ini," katanya.
Diketahui, sejumlah kasus terorisme di Indonesia menyerang anggota yang berada di pos polisi dengan bom rakitan atau senjata api. Misalnya, kasus bom Thamrin, 2017, dan serangan terhadap pos polisi di Solo pada 2013.
[Gambas:Video CNN] (antara/arh)