Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (1/6).
"Plt Ketum yang juga mantan menteri pada era pemerintahan Pak SBY kedua telah mengirimkan pesan kepada seluruh jajaran PPP agar dalam rangkaian ibadah Ramadan ini memanjatkan doa khusus bagi almarhumah Ibu Ani Yudhoyono," kata Arsul.
Arsul menyatakan terlepas dari perbedaan politik dengan Partai Demokrat, kader PPP menghormati Ani sebagai sosok perempuan yang pernah menjadi Ibu Negara dan juga pimpinan partai berlambang bintang mercy itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsul menyatakan bahwa seluruh jajaran PPP mengucapkan duka cita atas meninggalnya Ani. Ia pun menyampaikan kepada SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Edhie Baskoro Yudhoyono serta keluarga besar diberikan ketabahan.
Ani meninggal dunia usai menjalani perawatan medis beberapa bulan di National University Hospital (NUH), Singapura, sekitar pukul 11.50 waktu Singapura. Ani meninggal karena mengidap kanker darah yang dideritanya.
Kondisi Ani Yudhoyono sempat membaik pada Jumat (21/5), tapi secara tiba-tiba kondisi Ani Yudhoyono mengalami kemunduran, terindikasi karena perjalanan penyakit kanker darahnya.
Ani sempat ditidurkan oleh dokter karena gagal napas, sehingga dipakaikan respirator.
[Gambas:Video CNN] (vws/vws)