Hal itu dituturkan adik kandung Ani Yudhoyono, Mastuti Rahayau, dalam wawancara bersama CNNIndonesia TV. Mastuti mengaku mendengar kabar Ani Yudhoyono tutup usia dari sang kakak, Wrahasti Cendrawasih yang sudah berada di Singapura.
"Tadi pagi, jam 10 lebih saya sudah dengar kondisi Ibu Ani menurun. Lalu saya izin ke ibu saya [Hj. Sri Sunarti Hadiyah] untuk berdoa, mengaji baca Yasin. Saya tutup pintu, saya tidak lihat handphone. Saya fokus. Lalu kakak saya telepon dari Singapura, kasih tahu katanya beliau [Ibu Ani] sudah tidak ada," ujarnya.
Mastuti pun kemudian harus menyampaikan kabar duka tersebut pada sang ibunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir kali Mastuti bertemu dengan Ani Yudhoyono tepat sebelum pemilik Bintang Jasa Adipradana itu dirawat intensif di Singapura. Kala itu, Ibu Ani dan SBY menjenguk sang ibunda yang sempat sakit dan dirawat di rumah.
Lihat juga:Ani Yudhoyono Akan Dimakamkan Secara Militer |
Selama dirawat secara intensif di Singapura, Mastuti sempat menjenguk Ani Yudhoyono pada April lalu. Namun, Mastuti hanya bisa melihat sang kakak dari luar ruangan perawatan.
"Tidak bisa berpelukan. Ibu Ani bilang:'saya ingin peluk kamu tapi saya belum bisa. Saya drop'. Itu yang buat saya nangis," kenang Mastuti.
Mastuti menyebut Ani memiliki banyak pengagum. Di mata Mastuti, kakaknya adalah sosok yang sangat pintar sejak kecil. Ketika Mastuti merasa kesulitan memahami pelajaran sekolah, Ani Yudhoyono turun tangan untuk mengajarkan.
"Kalau saya enggak bisa, beliau yang ajarkan seperti guru. Saya bisa langsung mengerti dan dan besoknya pas ulangan dapat nilai paling bagus," kata sang adik.
Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu (1/6) pukul 11.50 di rumah sakit National University (NUH) Singapura. Ani sempat dirawat selama empat bulan karena sakit kanker darah.
Dokter kepresidenan RI, Terawan Agus Putranto meyebut kondisi Ani sempat membaik pada Jumat (31/5), tapi tak bertahan lama sehingga harus menggunakan respirator.
Hingga wafat, Ani belum sempat melakukan donor sumsum tulang belakang yang rencananya akan diberikan sang adik Pramono Adhie Wibowo. Rencana donor urung dilakukan karena kondisi yang tidak memungkinkan.
[Gambas:Video CNN]
(ttf/vws)