Khofifah melaksanakan salat dengan didampingi oleh putrinya, Fatimahsang Mannagalli Parawansa, dan ratusan jemaah yang lain. Salat gaib sendiri dipimpin oleh imam Abdul Hamid Syarifuddin.
Sebelum salat, Khofifah mengaku berduka atas kepergian Ani. Baginya almarhumah Ani adalah figur istri yang begitu mengabdi dan setia mendampingi sang suami, kemanapun SBY pergi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khofifah ingat, suatu ketika Ani mengirimkan pesan untuk Khofifah melalui seorang ajudan. Saat itu Khofifah sedang rapat bersama Pak SBY yang menjabat sebagai Menkopolhukam era Megawati Soekarnoputri.
"Bu Ani kebetulan telpon saat saya di kantor Menkopolhukam. Sambil joke beliau sampaikan, 'tolong sampaikan ke Bapak kalau saya selalu menunggu dengan sabar di rumah'," ucap Khofifah mengutip pesan Ani yang disampaikan padanya.
Khofifah menyampaikan pesan tersebut di tengah perbincangan dengan SBY, beberapa menteri dan sejumlah awak media yang hadir dalam pertemuan.
"Saat itu Pak SBY langsung tertawa. Jadi betapa seorang istri itu luar biasa memberikan dukungan psikologis dan doa, atas suksesnya suami," tambahnya.
Sepeninggal kepergian Ani, Khofifah pun merasakan duka dan bela sungkawa yang mendalam. Ia mendoakan agar almarhumah Ani wafat dalam keadaan yang husnul khotimah.
Wafatnya Ani kata Khofifah adalah duka bagi seluruh warga bangsa Indonesia. Untuk itu Khofifah pun mengajak seluruh warga dan masyarakat Jawa Timur melaksanakan salat gaib untuk almarhumah .
"Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk salat ghaib untuk Ibu Ani Yudhoyono bersamaan dengan salat tarawih nanti malam di masjid atau musholla terdekat," kata Khofifah.
[Gambas:Video CNN] (frd/agr)