Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, mengatakan pemudik lebaran 2019 memang meningkat dibandingkan tahun lalu. Namun, ada indikasi penumpang pengguna jasa penyeberangan meningkat akibat dampak kenaikan harga tiket pesawat.
"Juga beroperasinya jalan tol sepanjang 200 kilometer (Km) di Pulau Sumatera," ujarnya, mengutip Antara, Senin (3/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, juga dinilai lebih lancar karena tidak terjadi penumpukan penumpang maupun antrean kendaraan. "Kami mengoptimalkan pelayanan agar pemudik bisa kembali ke kampung halaman dengan lancar dan selamat sampai tujuan," imbuh dia.
Secara umum, pemudik lebaran 2019 meningkat 16,6 persen dibandingkan tahun lalu. Namun, beberapa segmen mengalami penurunan, dan segmen lain meningkat. Misal, penumpang pejalan kaki menurun pada tahun ini dibandingkan tahun lalu.
Pemudik lebaran 2019 pada H-7 sampai H-3 tercatat terdiri dari penumpang pejalan kaki 93.179 orang dan penumpang dalam kendaraan 589.267 orang.
[Gambas:Video CNN]
Sedangkan, penumpang pemudik menggunakan sepeda motor tercatat 64.263 unit, kendaraan roda empat 74.755 unit, bus 3.498 unit, truk 4.958 unit dan kendaraan roda empat lebih 83.209 unit.
Selama ini, penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan dapat diseberangkan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
"Kami terus menganalisis pemudik penumpang tahun 2019, karena trennya mengalami peningkatan," tandasnya. (antara/bir)