Robikin menjelaskan lebaran Idul Fitri memang sering disangkutkan dengan istilah kembali ke fitri atau kembali suci. Momen idul fitri kata Robikin, yang dipastikan jatuh pada Rabu (5/3) besok juga biasa disangkutkan dengan momen untuk bermaaf-maafan sesama umat muslim dari semua golongan.
"Tepat apabila Idul Fitri 1440 H ini kita jadikan momentum halal bi halal nasional usai gawe nasional pemilu," kata Robikin lewat pesan singkat, Selasa (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Halal bi halal lebaran 2019 ini kata dia lebih kepada bentuk mempersatukan kembali ikatan dan tautan bangsa yang telah mengendur sejak beberapa bulan ke belakang, bukan untuk mengkompromikan hasil pilpres 2019 yang saat ini masih digugat di Mahkamah Konstitusi.
Robikin juga meyakini jika para tokoh bangsa terutama kedua kontestan Pilpres yakni Jokowi dan Prabowo bisa memanfaatkan momen lebaran 2019 untuk kembali merajut persatuan bangsa, tentu publik akan menaruh penghormatan setinggi-tingginya kepada kedua tokoh ini.
Alih-alih terus saling menjatuhkan yang juga berefek negatif pada para pendukung di bawahnya, akan lebih baik jika kedua tokoh bangsa ini bertemu dan memperlihatkan perdamaian.
"Saya yakin, publik akan menaruh rasa hormat setinggi-tingginya kepada segenap komponen bangsa yang turut aktif mewujudkan terlaksananya rekonsiliasi nasional tersebut, baik kepada Pak Prabowo maupun Pak Jokowi," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (tst/dal)