Open house dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pukul 09.00-10.00 WIB untuk pejabat negara dan sesi kedua pukul 10.00-12.00 WIB untuk masyarakat umum.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan untuk open house bagi masyarakat umum, pihaknya akan terlebih dahulu mengumpulkan mereka yang hadir di kawasan Monas, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Prabowo Rayakan Lebaran di Hambalang |
"Jadi kalau bisa bawa badan aja deh. Jadi makin cepat sterilisasi makin banyak yang bisa diterima oleh presiden," ujarnya.
Heru menyatakan ada sekitar 15 bus yang disiapkan untuk membawa masyarakat dari kawasan Monas menuju Istana Kepresidenan. Ia meminta masyarakat mengenakan pakaian yang sopan.
Menurut Heru, open house bagi masyarakat akan berlangsung sampai pukul 12.00 WIB. Namun, bila masyarakat umum yang hadir banyak, pihaknya akan memperpanjang waktu sampai pukul 12.30 WIB.
"Mungkin kami tutup jam segitu. Ya kalau hitungannya tiga jam ya kurang lebih tiga ribuan masyarakat," tuturnya.
"Berbeda enggak ada, mungkin menunya, lalu kami siapkan ada sedikit bingkisan dari bapak presiden," ujarnya.
Jokowi bukan baru kali ini saja menggelar 'open house' di dalam Istana. Pada Lebaran 2017, mantan wali kota Solo itu menggelar 'open house' di Istana Kepresiden Jakarta. Sementara, pada Lebaran 2018, open house digelar di Istana Kepresidenan Bogor.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)