"Di depan saya beliau menelepon semua orang-orangnya untuk menghentikan semua aksi massa," kata JK kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/6).
JK tak merinci tentang pertemuannya dengan Prabowo. Dia mengungkapkan hal itu ketika ditanya wartawan tentang rencana pertemuan Prabowo dengan Jokowi pasca Pilpres 2019, 17 april silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi itu digelar 21-22 Mei 2019. Selama dua hari aksi, kerusuhan pecah. Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, delapan orang meninggal dan ratusan orang terluka akibat kerusuhan selama 21-22 hari.
JK mengatakan dalam pertemuan itu, Prabowo juga mengatakan kepadanya akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan sengketa Pilpres.
"Dia (Prabowo) perintahkan untuk menghentikan semua aksi massa. Dan akan menjalani proses konstitusi yang baik," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (4/6).
"Oh, itu belum kita atur lagi tapi dalam pertemuan itu Prabowo," katanya "Pasti mungkin. Nanti lagi diusahakan. Karena kemarin kan beliau (Prabowo) ke luar negeri.
Prabowo, sebelumnya juga telah memberikan jawaban soal rencananya pertemuan dengan Jokowi. Prabowo mengatakan masih melihat rencana pertemuan dengan Jokowi. Ia mengatakan pertemuan bersama Jokowi akan ada waktunya.
"Nanti kita lihat ya, semuanya ada waktunya," ujar Prabowo di rumah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (3/6).
Ketika ditanya lebih jauh oleh para wartawan, Prabowo tak memberi keterangan lebih lanjut mengenai pertemuan dengan calon presiden terpilih itu.
[Gambas:Video CNN] (psp/ugo)