Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Roja mengaku salah satu anggotanya itu di bawah pengaruh alkohol dan bertengkar sebelum membunuh YM yang juga dalam keadaan mabuk.
"Saya akan memproses pidana Brigadir RK," tegas Roja seperti mengutip Antara, Selasa (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden penembakan yang terjadi Selasa malam sekitar pukul 23.30 WIT itu berawal saat RK dan YM dalam keadaan mabuk akibat menegak miras di cafe yang berada di kampung Wogekel, Distrik Ilyawab, Papua.
Korban mengalami luka tembak di bagian belakang telinga tembus ke depan. Jenazah saat ini masih disemayamkan di pos Pol Wanam.
[Gambas:Video CNN] (antara/dal)