Mereka juga melantunkan salawat untuk menyambut jatuhnya 1 Syawal 1440 H. Namun beberapa aksi dari mereka yang ikut memeriahkan takbir keliling cenderung membahayakan pengendara sekitar.
Misal seperti yang dilakukan beberapa peserta yang duduk di atap bus sembari membawa petasan hingga flare atau lampu suar. Saat mereka menyalakan petasan dan lampu suar itu, pengendara lain menjadi waspada. Mereka tampak menjaga jarak dari bus itu agar tak terkena asap atau percikan petasan yang menyala.
Warga menyalakan flare dari atap bus dan sempat mengkhawatirkan membuat pengguna jalan lainnya (CNNIndonesia.com/Bintoro Agung) |
Takbir keliling di Tanah Abang sendiri berlangsung sejak setelah ibadah salat Isya dilaksanakan. Sekitar 15 bus kota disiapkan untuk menampung warga yang hendak berpawai ke sejumlah ruas jalan di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga menyalakan flare dari atap bus dan sempat mengkhawatirkan membuat pengguna jalan lainnya (CNNIndonesia.com/Bintoro Agung)