"Kami masih selidiki kejadian ini. Yang jelas ada bangunan yang hancur dan dua orang menjadi korban," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Blitar Iptu Muh Burhanudin di Blitar, Selasa (5/6) malam.
Ia mengatakan, kejadian itu terjadi tepatnya di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Dua orang yang menjadi korban adalah M Rifai (12) dan Asbiyan Maulanan (9). Keduanya adalah warga desa setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian beberapa saat ada saksi (Rifai) membawa kembali tabung plastik yang sudah diisi oksigen dan karbit masuk ke kamar dan selang beberapa menit terjadi ledakan dahsyat, hingga merobohkan bangunan tersebut," kata dia.
Polisi yang datang ke lokasi juga langsung memasang garis di lokasi kejadian, berharap pihak-pihak yang tidak berkepentingan tidak mendekat. Polisi juga melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti di antaranya sisa cairan karbit yang ada di lokasi kejadian, sisa kantong plastik yang gagal digunakan, satu gunting serta bangunan yang hancur.
"Petugas juga memasang garis polisi di areal ledakan. Kami lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), melakukan pemeriksaan saksi- saksi serta mengamankan barang bukti yang ada di lokasi kejadian," kata dia.
Hingga kini, polisi masih mencari pelaku yang diduga membuat alat tersebut. Polisi sudah mendapatkan identitas mereka dan memburunya. (antara/eks)