Tito mengatakan rekayasa lalu lintas sudah dipersiapkan secara maksimal untuk mengantisipasi kemacetan. Puncak kemacetan juga diprediksi akan terjadi pada Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6).
"Meskipun kami sudah menyiapkan strategi oneway dari Kalikangkung sampai Cawang mungkin bisa kita akan tembus one way. Termasuk daerah jalur selatan juga sudah di rekayasa-rekayasa sendiri untuk mengantisipasi terjadinya Puncak gelombang Sabtu-Minggu, termasuk juga yang dari Sumatra," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu cara untuk menghindari kemacetan adalah dengan melihat pada aplikasi Google Maps. Tito mengatakan dengan melihat Google Maps, pemudik dapat mengetahui jalur mana saja yang terdampak kemacetan.
Namun, dia juga meminta supaya masyarakat tidak memaksakan untuk kembali meskipun suasana jalur mudik mengalami kemacetan.
Selain itu, Tito juga mengimbau supaya masyarakat kembali pada Jumat (7/6) agar tidak menumpuk di akhir pekan.
Sebelumnya pada pertemuan yang dilakukan oleh Korlantas Polri dengan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub di Gedung Jasa Marga menyebutkan akan memberlakukan one way.
Pelaksanaan one way pada arus balik Lebaran 2019 akan diberlakukan pada 7-10 Juni 2019. One way akan diterapkan mulai Kilometer (Km) 414 Kalikangkung hingga Km 70 Cikampek Utama. Selanjutnya akan diberlakukan contraflow.
Pemberlakuan one way tersebut rencananya berlangsung mulai pukul 12.00-24.00 WIB atau sesuai dinamika di lapangan.
[Gambas:Video CNN] (gst/pmg)