Kabid Humas Polda Sultra AKBP Herry Goldenhart di Kendari, Kamis malam, mengatakan personel Kepolisian dari Polres Buton, Polres Kota Babau dan Kodim Buton dikerahkan untuk meredam konflik antarwarga.
"Sejak tadi siang situasi sudah kondusif. TNI - Polri bersama pihak terkait bersinergi meredam kesalahpahaman warga dua desa," kata Goldenhart, seperti dikutip Antara, Kamis (6/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi awal yang dihimpun penyelidik bahwa motif konflik yang mengakibatkan 87 rumah terbakar adalah sekelompok pemuda Desa Sampuabalo menggelar konvoi kendaraan bermotor serangkaian malam takbiran Idul Fitri memancing ketersinggungan warga Desa Gunung Jaya.
"Kami imbau warga yang bertikai untuk menahan diri. Kepolisian, TNI serta pemerintah daerah terus berupaya membangun rekonsiliasi demi kepentingan dan keselamatan warga," katanya. (antara/eks)