"Sumber pendapatan hanya dari pengunjung tugu. Pendapatan tugu Rp193.363.500," ujar Kasi Pelayanan Monas Endrati Fariani kepada CNNIndonesia.com, Jum'at (7/6).
"Langsung masuk Bank DKI," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam periode libur lebaran tahun ini, Endrati menuturkan kalau pihaknya menargetkan sebanyak 1.259.315 pengunjung datang ke sana, sementara untuk yang memasuki Tugu Monas ditargetkan 137.024 pengunjung.
"Kita target ada 137.024 orang masuk ke Tugu Monas. Sementara target per hari adalah 10.000 pengunjung," tukas Endrati.
"Posnya ada di barat laut dan Lenggang Jakarta," tutur Endrati saat ditemui di kantornya, kemarin.
Selain itu, di dalam Monas sendiri telah didirikan pos keamanan berukuran kecil berwarna putih yang tersebar di lima titik pintu masuk Monas guna memudahkan masyarakat memperoleh informasi maupun pengaduan.
"Kan ada nih masyarakat yang bertanya-tanya tentang apalah, atau misalnya ada kehilangan. Nah, kehadiran pos keamanan ini untuk memudahkan mereka," tutur Tubagus Syarif, salah seorang petugas Pamdal.
Syarif menambahkan, terdapat belasan pos keamanan yang juga tersebar di beberapa titik di dalam kawasan Monas. Sejumlah 42 petugas, kata dia, bergerak terus untuk memantau situasi dengan pos tersebut menjadi titik koordinasi.
Terkait kenyamanan pengunjung, Endrati menambahkan jika pengelola Monas memberikan pelayanan kereta pariwisata gratis. Kereta tersebut dikhususkan untuk pengunjung yang ingin pergi ke Tugu Monas.
"Kereta pariwisata dikhususkan untuk pengunjung yang dari Lenggang Jakarta menuju ke Tugu Monas. Pelayanannya gratis," ujarnya.
Selain itu, petugas kebersihan dengan seragam berwarna kuning dari unit pengelola kawasan Monas pun tak henti-hentinya menyapu sampah yang berserakan.