Kepala PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin Anang Wahyudi melalui Manajer Usaha Arif Budiman, mengatakan cara ini dilakukan agar tidak terjadi antrean bongkar muat penumpang baik saat di Pelabuhan Batulicin, Tanah Bumbu, maupun Tanjung Serdang Kotabaru.
"Untuk momen hari biasa kami hanya mengoperasikan dua dermaga pada rute tersebut, terapi saat arus mudik dan balik kami operasikan dua di Tanjung Serdang dan dua dermaga di Batulicin untuk memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa," kata Arif seperti dikutip Antara, di Batulicin, Jumat (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen lebaran kali ini jumlah penumpang kapal feri tujuan Batulicin-Tanjung Serdang yang menggunakan kendaraan roda dua rata-rata mencapai 400-500 penumpang per hari. Sedangkan untuk kendaraan roda empat sekitar 70-80 penumpang per hari.
Untuk mengantisipasi antrean panjang, PT ASDP Cabang Batulicin juga mengoperasikan enam unit kapal unuk melayani penumpang pada rute tersebut di antaranya empat unit milik ASDP dan dua unit kapal milik swasta.
"Setibanya di Tanjung Serdang saya merasa kaget karena sudah ada calon penumpang lainnya hampir 100 pengendara yang menunggu untuk masuk ke dalam kapal. Namun, saat antre tidak ada 10 menit langsung terangkut semua bahkan saat perjalanan tidak sampai 40 menit sudah tiba di pelabuhan tujuan," katanya.
Dia mengatakan, meskipun banyak penumpang yang menggunakan kendaraan roda dua namun semuanya bisa terangkut hingga pelabuhan tujuan tanpa harus antre lama. (antara/eks)