Semua bermula dari aksi pembajakan yang dilakukan sekelompok pemuda pada malam Lebaran. Para pemuda itu membajak bus yang dikemudikan Oki ketika melintasi kawasan Pasar Blok G Tanah Abang.
Kelompok pemuda itu meminta Oki mengantar mereka untuk takbiran dengan berkeliling ibu kota hingga menuju ke kawasan Karet, Jakarta Selatan. Sebagian dari mereka masuk ke dalam bus, sementara beberapa di antara mereka naik ke atap bus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjalanan itu, bus melewati salah satu terowongan di kawasan Tanah Abang. Begitu memasuki terowongan, sontak beberapa pemuda yang bertengger di atas atap bus terjepit di antara sela atap bus dengan langit terowongan.
Perolehan penggalangan dana untuk sopir Mayasari Bakti TransJabodetabek yang didenda Rp1,2 juta, Sabtu (8/6). (dok. Screenshot dari kitabisa.com) |
"Bantu Diana Leiwakabessy dengan menjadi Fundraiser. Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke Bantu Pak Oki Bayar Denda Mayasari Bakti," tulis petisi tersebut.
Petisi Diana diterbitkan pada Jumat (7/6) lalu. Dalam sehari, sampai Sabtu (8/6) pukul 15.30 WIB, dana yang terkumpul sudah mencapai Rp10.252.198. Dana yang berhasil dikumpulkan sudah mencapai 531 persen dari target senilai Rp2 juta.
"Semangat Pak," tulis Romi Marsa, salah satu penyumbang dana pada petisi tersebut.
Penyumbang lain berharap sumbangan yang berhasil dikumpulkan tidak hanya bisa melunasi denda Oki kepada manajemen perusahaan. Namun, berguna pula bagi keluarganya. "
"Semoga menjadi berkat buat Pak Oki dan keluarga," kata Korinta. (uli/end)
Perolehan penggalangan dana untuk sopir Mayasari Bakti TransJabodetabek yang didenda Rp1,2 juta, Sabtu (8/6). (dok. Screenshot dari kitabisa.com)