"Untuk sementara masih dalam pemeriksaan. Dilakukan pemeriksaan dulu, ya. Masih dalam pemeriksaan," kata Dirreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Agung Prasetyoko singkat sembari menaiki mobilnya dan meninggalkan tempat kejadian perkara, seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengaku tidak tahu jumlah warga yang diamankan pihak Kepolisian Polda Kalteng tersebut. Selain itu, Faisal pun tak mengetahui dari mana asal warga tersebut.
Salah satu tetangga diduga teroris, Santo mengatakan polisi mengamankan dua keluarga di barak nomor lima dan enam dari tujuh pintu yang ada.
"Mereka mulai menyewa sekitar dua minggu lebih. Saya jarang komunikasi karena sehari-hari mereka cenderung tertutup. Meski tinggal di sebelah kami juga jarang ngobrol. Terkait hal itu saya juga kaget dan tidak menyangka mereka terduga teroris," kata warga yang tinggal di barak yang sama di pintu nomor empat.
Lihat juga:Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung |
"Tapi jumlah pastinya saya juga kurang tahu. Cuma sekitar itu yang tadi sore sekitar jam 17.00 WIB dibawa pakai mobil polisi. Memang sesekali istri di keluarga itu pernah beli tahu sama saya dan bilang hanya akan sekitar sebulan tinggal dibarak. Selebihnya jarang ngobrol lagi," katanya.
Berdasar pantauan di lapangan, garis polisi masih terpasang di lokasi terutama di barak nomor lima dan enam.
Sampai Senin malam belum ada keterangan lebih lanjut dan rinci dari pihak Kepolisian Polda Kalteng terkait penangkapan warga yang diduga teroris tersebut. (antara/kid)