Berdasarkan informasi dihimpun, dua orang anggota TNI, yakni Sersan Dua YA anggota Kesatuan Denpom Jaya I dan Prajurit Satu RA yang merupakan anggota Denjaka Marinir Cilandak, mulanya membeli bengkuang di lokasi kejadian. Namun, mereka langsung meninggalkan lokasi tanpa membayar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brigadir F kemudian mengeluarkan senjata apinya dan meletuskan tembakan sebanyak tiga kali, dua ke arah Pratu RA dan satu tembakan ke arah Serda YA. Akibat kejadian tersebut, Serda YA mengalami luka tembakan di bagian tangan kiri dan dirawat di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.
Usai kejadian tersebut, kata dia, Propam Polres OKU Timur langsung mengamankan Brigadir F. Dalam pemeriksaan, F mengelak dan menyatakan dirinya tidak mengarahkan senjata ke Serda YA dan Pratu RA, namun ke arah tanah.
"Untuk Brigadir F saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk melihat sejauh mana kesalahannya. Dilihat dulu kesalahannya di mana, baru dapat menentukan sanksi. Namun masalahnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Dandim dan Kapolres pun menyatakan damai," ujar Supriadi.
Lihat juga:Panglima: TNI Solid Mendukung Polri |
"Anggota TNI yang terkena luka tembak sudah dirawat dan sudah dipulangkan dari rumah sakit. Masalah diselesaikan karena ini hanya salah paham, keduanya tidak menggunakan seragam saat kejadian tersebut," ungkap dia.
[Gambas:Video CNN] (idz/arh)