"Warga korban banjir paling banyak terjadi di Kecamatan Sungai Pinang sebanyak 23.261 jiwa yang tersebar pada empat kelurahan," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Hendra AH, di Samarinda, seperti dikutip dari Antara.
Selanjutnya di Kecamatan Samarinda Utara ada 13.794 jiwa. Mereka tersebar di Kelurahan Sempaja Timur sebanyak 2.534 jiwa atau 828 KK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Kelurahan Sempaja Utara, lanjutnya, terdapat 2.511 jiwa yang terdampak banjir. Mereka tersebar pada 705 KK di sembilan RT yang terendam dengan ketinggian air rata-rata 50 cm.
Hendra menambahkan di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Gunung Lingai, terdapat 1.390 KK dengan 4.764 jiwa yang terdampak banjir, antara lain di RT 08 ada 420 jiwa dengan ketinggian air antara 80-170 cm.
Selanjutnya di Kecamatan Sungai Pinang dengan jumlah korban banjir sebanyak 23.261 jiwa. Jumlah itu tersebar di Kelurahan Temindung Permai sebanyak 3.691 KK dengan 7.912 jiwa, Kelurahan Bandara ada 1.620 KK dengan 6.000 jiwa, Sungai Pinang Dalam ada 260 KK dengan 1.300 jiwa, dan Kelurahan Mugirejo ada 99 KK dengan 373 jiwa.
"Sedangkan di Kecamatan Samarinda Ulu terdapat 328 KK dengan 1.201 jiwa yang terdampak banjir, yakni di Kelurahan Sidodadi, antara lain RT 27 ada 100 KK dengan 431 jiwa dan di RT 28 ada 134 KK dengan 403 jiwa," ujar Hendra.
[Gambas:Video CNN] (wis)