Menurut Moeldoko, seruan Prabowo merupakan hal yang bijak karena sebelumnya mantan Komandan Jenderal Kopassus itu sudah memutuskan untuk menempuh jalur hukum di konstitusi dengan membawa sengketa Pilpres ke MK. Dengan begitu, memang seharusnya tidak perlu lagi ada aksi turun ke jalan dalam menyelesaikan sengketa ini.
"Saya pikir ini imbauan yang bagus. Jadi Pak Prabowo sudah mengatakan jalan konstitusi. Itu sudah jelas, jadi kenapa masih ada peristiwa di jalanan. Keputusan Pak Prabowo sangat bijaksana," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah menyiapkan. Kami monitor dari materi gugatan, itu bisa diatasi oleh tim hukum kami yang relatif sangat kredibel. Jadi tidak masalah," tuturnya.
Prabowo meminta pendukungnya untuk percaya pada dirinya dan calon wakil gubernurnya, Sandiaga Uno dalam menghadapi sengketa Pilpres yang mulai disidangkan 14 Juni mendatang.
"Saya dan Sandiaga memohon agar pendukung kami untuk tidak berbondong-bondong hadir di MK pada hari-hari mendatang," kata Prabowo.
[Gambas:Video CNN] (uli/osc)